5 Bulan HP Tidak Diambil, Tapi Pas Mau Diambil Ada Kejadian!

 5 BULAN MENUNGGU… KIRAIN PEMILIKNYA DATANG, TERNYATA… 😭



Sore itu, HP saya bunyi.


“Ting…”


Ada WhatsApp masuk.



User:

“Assalamualaikum kang… HP Oppo A53 masih ada nggak ya?”


Saya jawab biasa.


Tapi pesan berikutnya mulai bikin saya penasaran.


User:

“Saya dapat nota ini dari teman. Katanya HP-nya sudah lama nggak diambil.”


Dia kirim foto nota.


Saya buka fotonya…


Saya perbesar…


Saya lihat nama dan tanggalnya…


Dan seketika saya langsung ingat.


“Ya Allah… ini HP yang itu!”


HP yang sudah hampir lima bulan jadi penghuni konter.


Masuk tanggal 3 Februari 2026.


Kondisinya waktu itu bukan main.


Baterai kembung.

LCD pecah parah.


Servis sudah selesai.


HP sudah lama menunggu pemiliknya.


Tapi orangnya…


Nggak pernah datang.


Hari demi hari saya lihat HP itu tergeletak di tempat servis.


Sampai kadang dalam hati saya cuma bisa bilang:


“Ini HP mau diambil atau mau saya kasih nomor antrean buat tahun depan?” 😭


Dan sore itu…


Tiba-tiba ada kabar.


Pemiliknya mau mengambil.


Jujur, ada rasa lega.


Bukan cuma karena HP akhirnya diambil…


Tapi karena servisan lama yang sudah berbulan-bulan mengendap akhirnya bakal cair juga.


Saya langsung balas:


Teknisi:

“Wa'alaikumussalam. Masih pak. Gimana, mau diambil kapan?”


Setelah ngobrol sebentar, dia bilang malam mau datang.


Saya pun menunggu.


Dalam hati sudah mikir:


“Alhamdulillah… malam ini satu urusan selesai.”


Sampai akhirnya malam tiba.


Ada orang datang ke konter.


User:

“Kang… HP-nya sudah jadi?”


Teknisi:

“HP apa ya pak? Atas nama siapa?”


Dia langsung mengeluarkan sesuatu dari sakunya.


Nota.


Tapi kondisi notanya…


Ya Allah…


Lecek.

Kusam.

Tulisan hampir hilang.


Kayak bukan nota servis HP, tapi surat yang baru pulang dari medan perang. 😭


User:

“Yang ini mas… yang di nota.”


Saya lihat lagi.


“Oh iya pak… ini HP yang sudah lama itu.”


Teknisi:

“Sudah pak. Mau diambil sekarang?”


User:

“Iya kang, sekarang saja.”


Saya mulai lega.


HP saya ambil.



Tapi baru beberapa detik kemudian…


Dia ngomong sesuatu yang bikin saya berhenti bergerak.


User:

“Tapi sebenarnya HP ini bukan punya saya, kang…”


Saya langsung menoleh.


Teknisi:

“Lah… terus yang punya mana?”


Dia santai menjawab:


User:

“Itu HP teman saya.”


Teknisi:

“Terus kenapa bukan dia yang ambil?”


User:

“Dia sudah beli HP baru. Katanya HP ini nggak mau ditebus. Jadi dikasih ke saya.”


Saya diam.


Lima bulan saya menunggu seseorang datang…


Ternyata yang datang malam itu…


Bukan pemilik HP-nya. 😭


Saya cuma bisa bilang:


“Walahhh…”


Tapi saya tetap mengingatkan.


Teknisi:

“Ini pak, kalau nggak diambil seminggu lagi, nanti HP-nya dianggap nggak diambil. Soalnya ini sudah dari tanggal 3 Februari. Sekarang sudah hampir bulan delapan.” buat perhatian ke user kalau ngambil jangan terlalu lama, padahal yang 1 tahun atau 2 tahun juga ada belum diambil. 


Dia mengangguk.


User:

“Iya kang. Orangnya sudah punya HP baru, makanya males nebus yang ini.”


Kemudian dia melihat HP tersebut.


User:

“Tapi sekarang sudah normal semua kan, kang?”


Saya cek sebentar.


Teknisi:

“Sudah pak. Tinggal dicek saja.”


Dia kemudian bertanya:


User:

“Kalau ongkosnya berapa?”


Saya jawab:


Teknisi:

“Totalnya 400 ribu, pak.”


Dia mengangguk.


Saya kira selesai.


Ternyata belum.


Dia malah bilang:


User:

“Oh iya kang, saya transfer saja ya.”


Teknisi:

“Boleh pak.”


Lalu dia melanjutkan:


User:

“Nanti saya transfer 500 ribu. Kembaliannya 100 ribu.”


Saya langsung heran.


Teknisi:

“Lho, kenapa transfer 500 ribu pak? Langsung 400 ribu saja.”


Dia jawab dengan wajah santai…


User:

“Buat laporan ke dia…”


Saya:


“……………… LAH?” 😭😭😭


Jadi ceritanya…


HP bukan punya dia.


Yang punya sudah beli HP baru.


HP dikasih ke dia.


Dia datang mengambil.


Ongkos servis 400 ribu…


Tapi mau transfer 500 ribu…


Cuma buat bukti laporan ke pemilik lama. 🤣🤣🤣


Saya baru sadar…


Ternyata bukan cuma HP-nya yang punya cerita.

Orang-orang di balik HP-nya juga punya cerita sendiri. 😂


Dan malam itu saya belajar satu hal:


Servisan lima bulan belum tentu yang datang pemiliknya.

Kadang yang datang justru orang yang kebagian HP-nya…

plus kebagian tugas bikin laporan. 😭🤣


Yang penting…



HP pulang.

Ongkos lunas.

Nota selamat.

Teknisi pun akhirnya bisa move on. 😂


Salam Kisah Teknisi

0 تعليقات

إرسال تعليق

Post a Comment (0)

أحدث أقدم