NIATNYA CUMA NYOLDER,
Malam itu saya lagi lembur.
Ada HP yang lagi saya kerjakan. Kasusnya habis ganti IMEI malah jadi bootloop. Jadi saya lagi fokus banget di software, sambil ngejar waktu karena alat yang saya sewa sebentar lagi habis.
Tiba-tiba WhatsApp bunyi.
User:
“Mas, masih buka nggak?”
Teknisi:
“Masih.”
User:
“Mau nyolder.”
Beberapa menit kemudian orangnya datang bawa power bank.
User:
“Mas, solderin ini bisa?”
Teknisi:
“Bentar ya Mas, nanggung ini.”
User:
“Bentar aja Mas, cuma nyambungin kawat di power bank.”
Ya sudah...
Saya ambil power bank-nya, kasih sedikit timah solder yang sudah cair supaya kawatnya gampang nempel.
Baru mau saya solder...
User:
“Itu nanti nambah pendek nggak, Mas?”
Saya berhenti.
Teknisi:
“Apanya yang nambah pendek?”
User:
“Itu kawatnya kalau kena solder. Jangan sampai tambah pendek, nanti nggak masuk. Saya lihat video, kayaknya yang ini yang disolder, Mas.”
Dalam hati:
“Ya Allah... saya sedang berusaha menyelamatkan HP dari bootloop, sekarang malah harus menyelamatkan kawat power bank dari kependekan.” 🤣
Saya coba lanjut kerja.
Tapi pertanyaannya datang lagi.
Dan lagi.
Dan lagi.
Sampai konsentrasi saya ke software sudah mulai kalah sama suara user.
Akhirnya saya menyerah.
Teknisi:
“Udah Mas, nih soldernya. Solder sendiri aja.”
Saya sodorkan solder.
Teknisi:
“Saya lagi fokus software ini. Sewa alatnya tinggal beberapa menit lagi selesai.”
Dia pegang solder.
Mukanya langsung berubah serius.
Kayak teknisi yang baru turun dari laboratorium Samsung. 🤣
Beberapa detik kemudian...
User:
“Ini nyoldernya gimana, Mas?”
Saya jawab dari meja servis.
Teknisi:
“Ya tinggal panaskan timahnya, terus tempelkan ke kawatnya.”
Belum selesai...
User:
“Terus kalau kawatnya makin kecil gimana?”
Saya tarik napas dulu.
Teknisi:
“Kalau kawatnya nggak bakal makin kecil, Mas. Yang mencair itu timah soldernya.”
User:
“Ohhhh...”
Mulailah dia praktek.
Lima menit...
Sepuluh menit...
Lima belas menit...
Masih belum selesai. 😂
Saya cuma nengok sesekali sambil lanjut ngerjain HP.
Dalam hati saya:
“Nah... sekarang baru tahu. Teknisi itu bukan cuma pegang solder.”
Orang yang lihat dari luar mungkin mikir:
“Ah, nyolder mah gampang. Tinggal ditempel.”
Begitu solder ada di tangan sendiri...
Kawat nggak mau nempel.
Timah malah nempel di mana-mana.
Solder didekatkan, tangannya mundur.
Solder dijauhkan, kawatnya lepas.
Lima belas menit berlalu...
KAWAT MASIH BELUM BERDAMAI DENGAN POWER BANK. 🤣
Ternyata cara paling ampuh mengajari orang menghargai teknisi bukan dengan menjelaskan panjang lebar.
Cukup kasih soldernya. 😂🔧
Biar dia merasakan sendiri...
“Cuma nyolder kok...”
ternyata bisa bikin keringat dingin juga. 🤣
Salam Kisah Teknisi

Posting Komentar